Ramadan, Anak Yatim, dan Kehangatan yang Mengikat Kebersamaan

Saturday, 14 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ramadan, Anak Yatim, dan Kehangatan yang Mengikat Kebersamaan/kolase.photo dok Bongkar Post

Ramadan, Anak Yatim, dan Kehangatan yang Mengikat Kebersamaan/kolase.photo dok Bongkar Post

Ramadan, Anak Yatim, dan Kehangatan yang Mengikat Kebersamaan

 

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di Navara City Park terasa berbeda. Tawa anak-anak, doa yang lirih, serta wajah-wajah penuh harap menyatu dalam sebuah kebersamaan yang sederhana namun hangat.

 

Di tempat inilah Bongkar Post Group menggelar kegiatan buka puasa bersama anak-anak yatim, Sabtu (14/3/2026). Sebuah kegiatan yang tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.

 

Sejak sore hari, anak-anak mulai berdatangan. Sebagian terlihat malu-malu, sebagian lain tampak antusias menyapa para panitia. Mereka duduk bersama, menunggu waktu berbuka sambil menikmati suasana kebersamaan yang jarang mereka rasakan.

 

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial keluarga besar Bongkar Post Group kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

 

CEO Bongkar Post Group, Jauhari, mengatakan Ramadan adalah momentum untuk mengingat kembali makna berbagi.

 

Menurutnya, media tidak hanya hadir untuk menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

> “Ramadan mengajarkan kita bahwa kebahagiaan sering kali hadir dari hal-hal sederhana: berbagi makanan, berbagi perhatian, dan menghadirkan senyum bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

 

 

 

Sore itu, doa bersama menjadi salah satu momen paling khidmat. Anak-anak yatim yang hadir menengadahkan tangan, memanjatkan harapan di tengah suasana yang penuh kehangatan.

 

Ketika azan magrib berkumandang, kebersamaan terasa semakin erat. Hidangan berbuka dibagikan, dan tawa kecil anak-anak kembali terdengar.

 

Ketua panitia kegiatan, Sattika Octaria, mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak yatim.

 

> “Kami ingin mereka merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada banyak orang yang peduli dan ingin berbagi kebahagiaan bersama mereka,” katanya.

BACA JUGA  Media Massa sebagai Arena Pertarungan antara Public Relations dan Public Opinion

 

 

 

Selain buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk dukungan dan perhatian.

 

Bagi keluarga besar Bongkar Post Group kegiatan ini bukan sekadar agenda Ramadan. Ia menjadi pengingat bahwa di balik dunia jurnalistik yang penuh dinamika, ada nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga.

 

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota, kebahagiaan sore itu terasa sederhana—namun justru di situlah makna Ramadan menemukan tempatnya.

 

(Red)

Berita Terkait

Berhenti Bertepuk Tangan untuk Sebuah Kewajiban: Membongkar Propaganda Diksi “Negara Harus Hadir”
32.375 Hektare, Rp1 Triliun, Siapa yang Membuka Jalannya?
Indonesia Negara Korup? Ketika Korupsi Terasa Seperti Identitas yang Melekat
Ketika Rakyat Menuntut, Wakil Rakyat Berlindung di Balik Kekuasaan
Presiden atau Rakyat? Membaca Ulang Siapa Pemegang Kedaulatan Negara
Transparansi Proyek Jalan: Akuntabilitas yang Tak Boleh Ditunda
Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur: Kompas Baru Menuju Indonesia Emas
81 Tahun Indonesia Merdeka: Apakah Kita Sudah Merdeka?

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 12:26 WIB

Berhenti Bertepuk Tangan untuk Sebuah Kewajiban: Membongkar Propaganda Diksi “Negara Harus Hadir”

Saturday, 12 September 2026 - 03:37 WIB

32.375 Hektare, Rp1 Triliun, Siapa yang Membuka Jalannya?

Wednesday, 26 August 2026 - 06:24 WIB

Indonesia Negara Korup? Ketika Korupsi Terasa Seperti Identitas yang Melekat

Sunday, 23 August 2026 - 06:40 WIB

Ketika Rakyat Menuntut, Wakil Rakyat Berlindung di Balik Kekuasaan

Saturday, 22 August 2026 - 03:19 WIB

Presiden atau Rakyat? Membaca Ulang Siapa Pemegang Kedaulatan Negara

Berita Terbaru