Demo Memanas, Aliansi Anti Narkoba Paksa Kepala BNNP Lampung Keluar Temui Massa

Tuesday, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, BP

Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Anti Narkoba Lampung menggeruduk kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Selasa (16/9/2025).

Aksi ini merupakan tindak lanjut dari tuntutan mereka terkait penanganan kasus narkoba di room karaoke Astronom, Hotel Grand Mercure, beberapa waktu lalu.

Dalam orasinya, para demonstran menuntut agar BNNP Lampung kembali menangkap sepuluh orang pengguna narkoba yang sebelumnya diamankan, namun kemudian diputuskan menjalani rehabilitasi rawat jalan.

“Kami menolak keputusan asesmen yang tidak adil. BNNP harus menahan lagi para pengguna narkoba itu. Jangan ada pandang bulu dalam penegakan hukum,” teriak Koordinator aksi Destra Yudha dari atas mobil komando.

Situasi sempat memanas ketika massa memaksa masuk ke halaman kantor BNNP Lampung.

Mereka juga mendesak Kepala BNNP Lampung keluar menemui langsung peserta aksi dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka ajukan.

“Kami tidak akan bubar sebelum Kepala BNNP menemui kami dan menyatakan sikap tegas. Kalau hukum harus ditegakkan, maka jangan ada pengecualian,” ujar Destra Yudha

*Konteks Tuntutan Aliansi*

Sebelumnya, pada Jumat (12/9/2025), Aliansi Anti Narkoba Lampung telah mendatangi kantor BNNP Lampung untuk menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni:

1. Membatalkan hasil asesmen rehabilitasi rawat jalan bagi 10 orang yang diamankan dari karaoke Astronom, Hotel Grand Mercure.

2. Menahan kembali ke-10 orang tersebut hingga ada keputusan pengadilan yang menentukan kelanjutan proses hukum.

3. Menangkap penyuplai narkoba, serta meminta Divisi Propam Mabes Polri memeriksa oknum anggota BNNP Lampung yang diduga menerima uang untuk memuluskan asesmen tersebut.

Dalam pertemuan saat itu, Kombes Pol Karyoto selaku perwakilan BNNP Lampung menyampaikan apresiasi atas kedatangan Aliansi dan berjanji menindaklanjuti tuntutan dengan melaporkannya ke pimpinan.

BACA JUGA  Menjaga Ketahanan Pangan, Pemkab Tulang Bawang Akan Wujudkan Kawasan Ekonomi Biru

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan penjagaan ketat aparat kepolisian. Sejumlah perwakilan massa kemudian diarahkan untuk berdialog di depan kantor dengan pihak BNNP, sementara orasi terus bergema di luar pagar kantor.(Jim)

Berita Terkait

Wapres Gibran Pantau Pembangunan Jembatan Way Bungur
Kerjasama, Pemprov Lampung dan BRIN Dorong Pembangunan Berbasis Riset dan Inovasi
Sapa Warga BNS, Gubernur Mirza Alokasikan Rp45 Miliar untuk Bangun Infrastruktur
Diduga Gunakan Material Lama Proyek Revitalisasi SMPN1 Tanjung Bintang Rp1,2 Miliar Disorot
DAS Sumur Putri Hingga ke Gudang Lelang Dipenuhi Sampah, BBWMS Minim Pengawasan
Marga BPBR Tuntut Pengakuan Wilayah Adat dan Pengembalian Tanah Ulayat
Gubernur Mirza Hadiri HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Eva Terharu
Optimalkan PAD Pemprov Lampung Bakal Tarik Retribusi Jaringan Internet

Berita Terkait

Wednesday, 15 July 2026 - 17:57 WIB

Wapres Gibran Pantau Pembangunan Jembatan Way Bungur

Tuesday, 14 July 2026 - 16:47 WIB

Kerjasama, Pemprov Lampung dan BRIN Dorong Pembangunan Berbasis Riset dan Inovasi

Wednesday, 8 July 2026 - 20:28 WIB

Sapa Warga BNS, Gubernur Mirza Alokasikan Rp45 Miliar untuk Bangun Infrastruktur

Sunday, 5 July 2026 - 18:31 WIB

Diduga Gunakan Material Lama Proyek Revitalisasi SMPN1 Tanjung Bintang Rp1,2 Miliar Disorot

Tuesday, 30 June 2026 - 19:16 WIB

DAS Sumur Putri Hingga ke Gudang Lelang Dipenuhi Sampah, BBWMS Minim Pengawasan

Berita Terbaru

E-Paper

Wapres Gibran Pantau Pembangunan Jembatan Way Bungur

Wednesday, 15 Jul 2026 - 17:57 WIB