Sumatera Utara, BP.
Judi Sabung Ayam makin marak di mana -mana khususnya di Sumatra utara. Diduga kuat didalamnya banyak Oknum-oknum Aparat dan Pemerintah setempat, sehingga arena sabung ayam tak tersentuh hukum. Sudah rahasia umum, judi sabung ayam yang terletak di jalan Gunung Sinabung Kelurahan Tanah Merah kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai Sumatra Utara, sudah beroperasi hampir dua tahun dengan lancar jaya.

Dilokasi dari pantauan media ini, gerbang masuk ke arena dihiasi patung ayam jago di kedua sisinya, seolah menjadi simbol eksistensi sabung ayam yang tak tersentuh hukum. Tampak terlihat puluhan kendaraan roda empat dan roda dua keluar masuk area tersebut, Sabtu (2/8/2025).
Dari cerita yang beredar dari warga sekitar lokasi sabung ayam, konon, arena perjudian tersebut dikelola pengusaha turunan “mata sipit”, dibuka 3 kali dalam seminggu yakni hari Minggu, Senin dan Jum’at. Panitia perjudian itu mengadakan undangan tingkat nasional yang nilai taruhannya cukup fantastis. Untuk tiket sendiri di bandrol Rp.100.000 kelas VIP per orang , dan Rp.50.000 perorang untuk kelas biasa.
Ada apa ? Perjudian sabung ayam atau lebih dikenal laga ayam, luput dari pengawasan pihak penegak hukum baik Polsek maupun Polres Binjai dan Polda Sumatera Utara.
“Bukan rahasia umum lagi di Gunung Sinabung lokasinya perjudian, seluruh masyarakat Binjai sudah tau bang,” ungkap warga, namanya enggan ditulis.
Dari informasi yang diperoleh dari narasumber, arena perjudian sabung ayam tersebut diduga dikendalikan oleh bandar berinsial AAN.
“Kalau pihak kepolisian gak tau, gak mungkin lah. Dan masyarakat menduga langgengnya perjudian milik AAN dikarenakan di sinyalir keras ada setoran”, ucap nya.
Lanjut warga, “Petugas bukannya tidak pernah turun lokasi, namun sepertinya settingan untuk laporan ke pimpinan nya saja. Namun, setelah itu lokasi perjudian beroperasi kembali”, sambung nya.
Masih kata narasumber, bahwa lokasi perjudian Sabung Ayam selalu di penuhi para pemain yang berasal dari Kota Binjai maupun dari luar daerah Binjai.
Terkait hal ini, Kapolres Binjai AKBP Bambang Christanto Utomo,SH, SIK,MH saat dikonfirmasi melalui WhatsApp tidak merespon (tidak angkat), pun melalui chat gak ada balasan sama sekali. Suara diujung telepon hanya berdering “tut,,,tut…tut” seolah menghindar sengaja abai.
Lokasi Sabung ayam dengan perjudian sudah beberapakali diberitakan oleh Media, namun Judi Sabung Ayam ditempat tersebut tidak kunjung dihentikan oleh Aparat Hukum diwilayahnya, Ada Apa ?
( S.Hadi Purba )









