Anggaran Pendidikan, RAPBN 2026 Rp757.8 Triliun : Alokasi MBG Rp335 Triliun

Sunday, 17 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, BP
Pemerintah menaikkan nggaran Pendidikan 9,8 persen dari outlook 2025 yang mencapai Rp 690,1 triliun. Pada RAPBN 2026 menjadi Rp.757,8 triliun. Dengan porsi terbesar dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tiga sektor menjadi fokus utama dari total anggaran pendidikan. Sekolah dan kampus sebesar Rp.150,1 triliun. Tenaga pendidikan Rp.178,7 triliun. Serta siswa dan mahasiswa Rp 401,5 triliun.

Program MBG masuk ke sektor siswa dan mahasiswa dengan alokasi Rp.335 triliun untuk 82,9 juta penerima manfaat serta 30.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Alokasi pendidikan sebesar Rp 757,8 triliun tersebut adalah 20 persen dari APBN sesuai amanat Undang-undang, sekaligus menjadi anggaran pendidikan terbesar sepanjang sejarah. Demikian Presiden RI Prabowo Subianto pada pidatonya dalam sidang Paripurna DPR RI, RAPBN 2026 dan Nota Keuangan di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat (15/8/2025).

Prabowo menegaskan bahwa dana ini harus digunakan secara tepat sasaran, tidak hanya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga kualitas guru.

Selain itu, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat pendidikan vokasi dan menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja.

Berikut rincian anggaran Pendidikan :
PIP untuk 2,1 juta siswa dengan anggaran Rp.15,5 trilun; KIP Kuliah untuk 1,2 juta mahasiswa dengan anggaran Rp.17 triliun; Sekolah Rakyat di duaribu titik dengan anggaran Rp.4,9 triliun; Beasiswa LDP untuk empat ribu mahasiswa; Peningkatan Kompetensi dan kesejateraan guru-dosen dengan anggaran Rp.178,7 triliun; Peningkatan kwalitas sekolah dan kampus dengan anggaran Rp.150,1 triliun.

Program MBG Ciptakan 290 Ribu Lapangan Kerja Baru

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyerap alokasi 44 persen dari total anggaran Pendidikan, terhitung sejak Januari 2025 sudah berjalan melibatkan 5.800 lebih dapur MBG di 38 provinsi. Dan dipastikan 290 ribu lapangan kerja baru telah tetercipta. Relawan dapur MBG adapun sebagian besar adalah orang tua (ayah/ibu) siswa penerima manfaat.
Program MBG juga melibatkan satu juta UMKM,  petani, nelayan dan peternak  yang secara signifikan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (*/rusmin)

BACA JUGA  BPJN Lampung Cuek, Alasan "Emergency" Proyek Malah Amburadul

Berita Terkait

Realisasikan Ratusan Anggaran BPJN Wilayah II Provinsi Lampung Diduga Gunakan Modus Pecah Proyek dan Pengkondisian Perusahaan
Pasca Aksi Pembakaran, Ribuan Karyawan PT BSA Bakal Demo Tuntut Kepastian Hukum
Prabowo Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung
Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI 2026
Benny K Harman Hardik Wartawan: “Woi Kau, Otak Kamu Ada Nggak?
Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ragam Kuliner Hingga Tapis Carnaval
Surat Penyetaraan Pendidikan Gibran Digugat ke PTUN, Dasar dan Kewenangan Penerbitannya Dipersoalkan
Buang Sampah Sembarangan Siap-Siap Kepantau CCTV Pemkot Balam

Berita Terkait

Wednesday, 19 August 2026 - 18:37 WIB

Realisasikan Ratusan Anggaran BPJN Wilayah II Provinsi Lampung Diduga Gunakan Modus Pecah Proyek dan Pengkondisian Perusahaan

Tuesday, 18 August 2026 - 00:05 WIB

Pasca Aksi Pembakaran, Ribuan Karyawan PT BSA Bakal Demo Tuntut Kepastian Hukum

Saturday, 15 August 2026 - 23:42 WIB

Prabowo Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung

Friday, 14 August 2026 - 08:32 WIB

Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI 2026

Thursday, 13 August 2026 - 07:48 WIB

Benny K Harman Hardik Wartawan: “Woi Kau, Otak Kamu Ada Nggak?

Berita Terbaru

foto Dok Bongkar Post

Editorial

Transparansi Proyek Jalan: Akuntabilitas yang Tak Boleh Ditunda

Thursday, 20 Aug 2026 - 03:38 WIB