Karhutla Bromo Sisakan Hamparan Lahan Terbakar, Capai 1.121,66 Hektare

Sunday, 23 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto udara kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, yang terdampak karhutla. Foto diambil 20 Agustus 2026. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya.

Foto udara kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, yang terdampak karhutla. Foto diambil 20 Agustus 2026. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya.

Bongkar Post | PROBOLINGGO — Hamparan lahan menghitam terlihat di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan tersebut pada Agustus 2026.

Foto udara yang diambil 20 Agustus 2026 memperlihatkan luasnya kawasan terdampak. Dokumentasi ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya tersebut menunjukkan vegetasi yang terbakar meninggalkan bentangan lahan berwarna gelap di kawasan TNBTS.

Berdasarkan data BPBD Jawa Timur, luas kawasan TNBTS yang terdampak karhutla mencapai 1.121,66 hektare setelah penanganan selama 13 hari.

Operasi penanganan berlangsung sejak 3 hingga 17 Agustus 2026. Pemerintah kemudian menyatakan operasi karhutla selesai dan posko penanganan resmi ditutup pada 18 Agustus 2026.

Karhutla sebelumnya terus meluas. Pada 9 Agustus, luas kawasan terdampak tercatat sekitar 520 hektare, kemudian meningkat menjadi 899,35 hektare pada 11 Agustus. Area terdampak tersebar di wilayah TNBTS yang mencakup Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Malang dan Lumajang.

Penanganan dilakukan secara gabungan melalui jalur darat dan udara. Petugas menghadapi medan terjal, angin, serta kabut yang menghambat operasi water bombing. Vegetasi berupa semak dan ilalang kering juga menjadi salah satu kondisi yang menyulitkan pengendalian api.

Meskipun operasi utama telah dinyatakan selesai, upaya pembasahan dan pendinginan masih dilakukan di sejumlah lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik panas.

Kondisi pascakebakaran tersebut sekaligus menjadi gambaran besarnya dampak karhutla terhadap kawasan konservasi TNBTS pada musim kemarau 2026.

BACA JUGA  Purbaya: Siap-siap Anda Jadi Kaya Bersama Saya

Penulis : Rusmin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Proyek Panas Bumi Suoh-Sekincau Bersinggungan dengan Warisan Dunia UNESCO, Modifikasi Batas Belum Final
Prabowo Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung
Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI 2026
Benny K Harman Hardik Wartawan: “Woi Kau, Otak Kamu Ada Nggak?
Surat Penyetaraan Pendidikan Gibran Digugat ke PTUN, Dasar dan Kewenangan Penerbitannya Dipersoalkan
Kasus Dugaan Mafia Tanah Way Kanan Diambil Alih Kejagung, Kajati: Kerugian Negara Sudah Lebih dari Rp1 Triliun
Dari Modal Rp70 Ribu ke Panggung Akademik, Buku Muhammad Ja’far Hasibuan Resmi Diluncurkan di UI
Dino Patti Djalal Kecam Keras Aksi Biadab OPM yang Menembak Tiga Warga Sipil di Yahukimo, Papua

Berita Terkait

Friday, 4 September 2026 - 15:10 WIB

Proyek Panas Bumi Suoh-Sekincau Bersinggungan dengan Warisan Dunia UNESCO, Modifikasi Batas Belum Final

Sunday, 23 August 2026 - 01:30 WIB

Karhutla Bromo Sisakan Hamparan Lahan Terbakar, Capai 1.121,66 Hektare

Saturday, 15 August 2026 - 23:42 WIB

Prabowo Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung

Friday, 14 August 2026 - 08:32 WIB

Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI 2026

Thursday, 13 August 2026 - 07:48 WIB

Benny K Harman Hardik Wartawan: “Woi Kau, Otak Kamu Ada Nggak?

Berita Terbaru