Terkait Video Viral, Walikota Prabumulih: Berita Hoaks!

Thursday, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabumulih, BP –

WaliKota Prabumulih, H. Arlan, klarifikasi soal kabar dirinya mencopot atau memutasi Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah karena hal sepele anaknya ditegur karena bawa mobil kesekolah. Lewat unggahan di akun media sosial, @cak.arlan_official pada Selasa (16/9) lalu membantah hal tersebut. Dia menyebut tudingan, Roni dimutasi karena menegur anaknya yang membawa mobil ke sekolah adalah hoaks.

Dia pun meminta maaf atas polemik yang mengundang perhatian publik terkait alasan mutasi Roni. Sebelumnya diberitakan, Roni dan seorang petugas keamanan di SMPN 1 Prabumulih dimutasi karena diduga menegur anak Arlan yang membawa mobil ke sekolah.

“Saya sebagai Wali Kota Prabumulih mengucapkan permohonan maaf kepada Pak Roni dan seluruh masyarakat Kota Prabumulih,” ujar Arlan dalam pernyataannya di video yang diunggah Selasa malam lalu di akun Instagram tersebut.

Terpisah, menanggapi klarifikasi Walikota Prabumulih,  Kurnia Saleh ahli hukum termuda sekaligus direktur LBH Qisth, sebelumnya telah melayangkan Somasi Terbuka  buat Walikota Prabumulih. Ia menyatakan video yang beredar luas di jagat maya  hingga viral! adalah faktual. Dan, Kurnia akan membuktikannya dengan menantang debat terbuka kepada Walikota Prabumulih.

“Dari empat tuntutan Somasi kami, dua dipenuhi, dua dibiarkan. Kami hanya ingin Walikota belajar menjadi bukan sekadar Kepala Daerah, tapi juga Kepala Keluarga yang bisa menuntun, bukan menutup mata.” tulisnya lewat unggahan akun fb @KurniaSaleh, Rabu ( 17/9/2025).

Menurut Kurnia, publik tahu, aroma arogansi tak bisa ditutupi parfum klarifikasi. Alih-alih mengakui kesalahan, Walikota Prabumulih justru sebaliknya dengan sihir retorika menarasikan kabar yang beredar adalah Hoaks.

“Itulah mengapa laporan polisi kami layangkan. Bukan sekadar soal anak di bawah umur yang menyetir atau diantar, tapi soal jangan sampai hukum di kota ini bisa diputar balik hanya dengan satu pernyataan (klarifikasi) Walikota”, tandas Kurnia.

BACA JUGA  Wagub Jihan Pimpin Rakor Penanganan Banjir, Status Tanggap Darurat Ditingkatkan

“Kami masih menunggu. Pilihan Pak Wali sederhana: minta maaf, akui bahwa kuasa telah dipakai semena-mena, atau terus berdiri di menara ego, dan mari kita bongkar semuanya di panggung debat terbuka”, pungkasnya.

#smpn1prabumulih #walikotaprabumulih

Berita Terkait

Menuju Kuadropolitika Mikro: Mengapa KPU Layak Menjadi Cabang Kekuasaan Keempat?
Integritas UIN RIL Dipertanyakan: Mahasiswa Lapor ke Polda, 19 Perkara Tipikor Mandeg di Kejati
LAGI, Jembatan Gantung Tak Layak Pakai, Pemerintah Cuek
Heboh Film Dokumenter ‘Pesta Babi’, Mengapa Salah Satu Tokoh Utamanya Malah Merasa Dijebak?
Walikota Bandar Lampung Minta OPD Berinovasi Berbasis Digital
Presiden Prabowo Puji Kritik Keras PDIP dalam Sidang KEM-PPKF di DPR RI
KSAD Tegaskan Tidak Ada Instruksi TNI AD Bubarkan Nobar Film “Pesta Babi”
Walikota Bandar Lampung Salurkan Bantuan Pangan ke 102.624 KPM

Berita Terkait

Wednesday, 27 May 2026 - 06:45 WIB

Menuju Kuadropolitika Mikro: Mengapa KPU Layak Menjadi Cabang Kekuasaan Keempat?

Monday, 25 May 2026 - 18:38 WIB

Integritas UIN RIL Dipertanyakan: Mahasiswa Lapor ke Polda, 19 Perkara Tipikor Mandeg di Kejati

Sunday, 24 May 2026 - 18:13 WIB

LAGI, Jembatan Gantung Tak Layak Pakai, Pemerintah Cuek

Thursday, 21 May 2026 - 00:31 WIB

Walikota Bandar Lampung Minta OPD Berinovasi Berbasis Digital

Wednesday, 20 May 2026 - 11:47 WIB

Presiden Prabowo Puji Kritik Keras PDIP dalam Sidang KEM-PPKF di DPR RI

Berita Terbaru

Suasana perusakan fasilitas pasca demo AMPH di Lapas Narkotika Sungguminasa Gowa./tangkapan layar

Breaking News

Demo AMPH di Lapas Narkotika Sungguminasa Ricuh, 8 Orang Ditangkap

Thursday, 28 May 2026 - 07:03 WIB

E-Paper

LAGI, Jembatan Gantung Tak Layak Pakai, Pemerintah Cuek

Sunday, 24 May 2026 - 18:13 WIB