KPK Geledah Rumah Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Setelah Peringatan Hari Antikorupsi

Tuesday, 9 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

/foto. dok BP

/foto. dok BP

Bupati Ardito Wijaya sempat melepas merpati putih pada upacara Hari Antikorupsi, namun beberapa jam kemudian rumahnya digeledah KPK.

Lampung Tengah, BP – Pada Selasa sore, 9 Desember 2025, tim penyidik KPK menggeledah rumah pribadi Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, di Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar. Selama sekitar tiga setengah jam, mereka menyita uang tunai Rp 100 juta, dua buku tabungan milik Ardito dan istrinya, serta sejumlah dokumen yang dianggap relevan dengan penyidikan yang masih berlangsung.

Penyidik KPK tiba meninggalkan lokasi sekitar pukul 18.00 WIB. Dari rumah tersebut. “Petugas membawa uang Rp100 juta dan buku tabungan,” ujar seorang kerabat dekat Ardito kepada wartawan, seraya menyebut ponsel bupati sempat dipegang penyidik sehingga sulit dihubungi.

Penggeledahan ini terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tujuh anggota DPRD Lampung Tengah sehari sebelumnya di Jakarta, yang diduga melibatkan kasus APBD 2026 atau pinjaman daerah ke PT SMI.

Saat penggeledahan berlangsung, Ardito tidak berada di rumah pribadinya. Ia baru tiba di rumah dinas Nuwo Balak sekitar magrib, usai menghadiri pengajian bersama Gus Miftah di Lampung Timur. Pagi harinya, ia masih memimpin upacara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Sesat Agung Gunung Sugih, lengkap dengan pelepasan burung merpati.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas pihak-pihak yang diamankan, barang bukti yang disita, maupun status penyidikan. Juru bicara KPK hanya menyatakan bahwa proses hukum masih berjalan dan akan diumumkan secara resmi pada waktunya.

Sementara itu, suasana di rumah dinas dan rumah pribadi Bupati Ardito Wijaya terlihat sepi. Masyarakat Lampung Tengah masih menunggu kejelasan dari lembaga antirasuah, sementara proses hukum terus bergulir.

BACA JUGA  Epstein Files: Arsip Skandal Seks Elit yang Mengguncang Dunia

*)

Editor : MR Masjudin

Berita Terkait

Demo AMPH di Lapas Narkotika Sungguminasa Ricuh, 8 Orang Ditangkap
Tragedi Katibung: Jasad Anak Berbalut Surat Wasiat dan Hilangnya Mata Pemerintah Daerah
Cekcok di Kafe Berujung Maut, Oknum TNI Tembak Sesama Prajurit di Palembang
Nobar Film “Pesta Babi” di Bandar Lampung Tuai Ragam Tanggapan Peserta
Saya Disini Hakimnya, Pak!
Dua Kali Mangkir, Arinal Junaidi Akhirnya Hadiri Sidang Kasus PI 10 Persen di PN Tanjungkarang
Hamli Rekan Pelaku Penembakan Bripka Arya Ditangkap Tim Khusus Polda Lampung, Eksekutor Masih Diburu
Kapolda Lampung Ultimatum Begal Penembak Brigpol Arya: “Tak Ada Tempat Sembunyi, Tim Gabungan Sudah Bergerak

Berita Terkait

Thursday, 28 May 2026 - 07:03 WIB

Demo AMPH di Lapas Narkotika Sungguminasa Ricuh, 8 Orang Ditangkap

Saturday, 23 May 2026 - 16:13 WIB

Tragedi Katibung: Jasad Anak Berbalut Surat Wasiat dan Hilangnya Mata Pemerintah Daerah

Sunday, 17 May 2026 - 11:35 WIB

Cekcok di Kafe Berujung Maut, Oknum TNI Tembak Sesama Prajurit di Palembang

Wednesday, 13 May 2026 - 18:04 WIB

Nobar Film “Pesta Babi” di Bandar Lampung Tuai Ragam Tanggapan Peserta

Wednesday, 13 May 2026 - 10:19 WIB

Saya Disini Hakimnya, Pak!

Berita Terbaru