Hamli Rekan Pelaku Penembakan Bripka Arya Ditangkap Tim Khusus Polda Lampung, Eksekutor Masih Diburu

Monday, 11 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Desa Gunung Mekar, Jabung, Lampung Timur/ photo.Dok.Istimewa

Lokasi Desa Gunung Mekar, Jabung, Lampung Timur/ photo.Dok.Istimewa

Bongkar Post | Lampung Timur — Tim Khusus Gabungan Polda Lampung berhasil meringkus HL, terduga pelaku yang berperan sebagai pengendara motor dalam aksi begal bersenjata api yang menewaskan Bripka (Anumerta) Arya Supena.

Hamli ditangkap di wilayah Gunung Mekar, Jabung, Lampung Timur, Senin, (11/5/2026) petang, setelah aparat melakukan pengejaran intensif pasca-insiden penembakan yang mengguncang publik Lampung. Dalam kasus ini, Hamli diduga berperan membawa sepeda motor usai rekannya melakukan aksi penembakan terhadap korban.

Sementara itu, pelaku utama yang diduga sebagai eksekutor penembakan hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Tim gabungan disebut terus melakukan pengembangan untuk memburu keberadaan pelaku yang melarikan diri usai kejadian.

Sebelumnya, Bripka Arya Supena gugur setelah memergoki dua pelaku yang diduga hendak melakukan pencurian kendaraan bermotor di kawasan Jalan ZA Pagar Alam, Labuhan Ratu, Sabtu (9/5/2026) pagi. Saat korban berusaha menghentikan aksi pelaku.

Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf sebelumnya telah mengultimatum para pelaku dan memastikan tidak ada tempat persembunyian bagi komplotan begal penembak anggota Ditintelkam Polda Lampung tersebut.

Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV dan alat yang diduga digunakan pelaku saat beraksi. Barang bukti tersebut menjadi petunjuk penting hingga akhirnya HL berhasil ditangkap.

Hingga kini, aparat masih terus melakukan pengejaran terhadap eksekutor penembakan sekaligus mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam aksi kriminal bersenjata tersebut.*

Polda Lampung Minta Publik Tunggu Rilis Resmi Penyidik

Terpisah, Helfi Assegaf membantah memastikan kabar yang beredar terkait penangkapan pelaku begal pembunuh Arya Sumpena.

Dalam keterangannya, Kapolda menegaskan bahwa proses masih dalam tahap penyelidikan dan identifikasi. Ia menyebut pihaknya belum bisa memastikan apakah penggerebekan yang viral di media sosial benar merupakan penangkapan pelaku utama kasus tersebut.

BACA JUGA  Sinergi, Gubernur Mirza dan Walikota Eva Bahas Pendidikan, Tata Kelola Sampah dan Pariwisata

Selain itu, Kapolda juga belum mengonfirmasi kabar ditemukannya senjata api milik Bripka Arya yang diduga dibawa kabur pelaku. Menurutnya, seluruh informasi masih didalami dan dicocokkan oleh penyidik sebelum diumumkan secara resmi kepada publik.

Pernyataan itu disampaikan usai agenda pengungkapan kasus TPPO di Polda Lampung bersama Rahmat Mirzani Djausal dan Eva Dwiana, Selasa (12/5/2026)

Sebelumnya, beredar viral video yang diklaim sebagai penangkapan dua pelaku pembunuhan Bripka Arya Sumpena. Disebutkan satu pelaku ditangkap di Kabupaten Pesawaran dan satu lainnya di Kabupaten Lampung Timur. Namun hingga kini kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait identitas maupun status kedua orang tersebut.*

Penulis : Rusmin

Editor : Bongkar Post

Berita Terkait

Desakan Serikat Petani Lampung kepada Kapolda Jelang Hari Tani: Usut Mafia Tanah hingga Hentikan Kriminalisasi Petani
Revitalisasi Sekolah APBN Disorot, Tenaga Ahli DPR Disebut Terima Fee Proyek
Proyek Panas Bumi Suoh-Sekincau Bersinggungan dengan Warisan Dunia UNESCO, Modifikasi Batas Belum Final
Distribusi Gabah Lampung ke Jawa Diperketat, Sopir Truk Nekat Terobos Penyekatan
Klarifikasi Satker PJN Wilayah II Lampung: CV Raden Galuh Hanya Satu Paket
Proyek Panas Bumi di Suoh Sekincau Sebabkan Rumah Warga dan Konstruksi Jalan Retak-Retak
Transparansi Proyek Jalan: Akuntabilitas yang Tak Boleh Ditunda
Hibah Rp35 Miliar untuk Kejaksaan Lampung: Penjelasan Sekdaprov Marindo

Berita Terkait

Wednesday, 23 September 2026 - 14:44 WIB

Desakan Serikat Petani Lampung kepada Kapolda Jelang Hari Tani: Usut Mafia Tanah hingga Hentikan Kriminalisasi Petani

Monday, 21 September 2026 - 08:09 WIB

Revitalisasi Sekolah APBN Disorot, Tenaga Ahli DPR Disebut Terima Fee Proyek

Friday, 4 September 2026 - 15:10 WIB

Proyek Panas Bumi Suoh-Sekincau Bersinggungan dengan Warisan Dunia UNESCO, Modifikasi Batas Belum Final

Tuesday, 1 September 2026 - 00:49 WIB

Distribusi Gabah Lampung ke Jawa Diperketat, Sopir Truk Nekat Terobos Penyekatan

Monday, 31 August 2026 - 19:57 WIB

Klarifikasi Satker PJN Wilayah II Lampung: CV Raden Galuh Hanya Satu Paket

Berita Terbaru