Saya Disini Hakimnya, Pak!

Wednesday, 13 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo.Dok Istimewa

Photo.Dok Istimewa

Bongkar Post| Bandar Lampung
Setelah drama dua kali mangkir dengan dalih “kondisi mental tak siap”, mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi akhirnya menampakkan diri di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Rabu (13/5/2026).

Menggunakan rompi tahanan dan tangan terborgol, kehadiran perdananya sebagai saksi mahkota justru diwarnai ketegangan hebat yang memicu ketegasan ruang sidang.

Ruang sidang utama mendadak senyap ketika Majelis Hakim terpaksa melayangkan teguran menohok kepada sang mantan orang nomor satu di Lampung tersebut. Hakim menilai Arinal tidak kooperatif dan cenderung berbelit-belit dalam memberikan kesaksian terkait megakorupsi dana Participating Interest (PI) 10% di PT Lampung Energi Berjaya (LEB) yang merugikan negara Rp271 miliar.

“Saya di Sini Hakimnya, Pak!”

Gesekan bermula saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) mencecar kapasitas Arinal yang kedapatan sudah melangkah jauh membahas alokasi dana PI 10% bersama pihak Pertamina dan SKK Migas.

Padahal, saat pembicaraan itu terjadi, Arinal masih berstatus sebagai Gubernur Terpilih dan belum resmi dilantik.

Alih-alih menjawab dengan subtansial, Arinal justru terus menyela pertanyaan jaksa dan mencoba mendominasi pembicaraan di ruang sidang. Aksi “nyerocos” tanpa arah ini langsung dipotong secara bertenaga oleh Hakim Anggota Ayanef.

“Saya jawab dulu, Pak. Dengan SKK Migas,” potong Arinal di tengah persidangan.
“Saya di sini hakimnya Pak, bukan Bapak! Saksi jawab saja, tahu atau tidak!” tegas Hakim Ayanef dengan nada tinggi yang seketika menghentikan argumen sang mantan gubernur.*

BACA JUGA  Jual Nama Polda Lampung, Debi Putri Anggraeni Tipu Anak Mantan Waka DPRD Bandar Lampung

Penulis : Rusmin

Editor : Bongkar Post

Berita Terkait

DPR RI Terima Perwakilan Masyarakat Pati di Luar AMPB, Ada Apa?
Prabowo Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung
Dua Warga Ditangkap Terkait Unggahan Pidato Presiden Soal Nuklir Iran
Lapas Rajabasa: Antara Tempat Pembinaan dan Dugaan Pusat Jaringan Narkoba Terorganisir
Tangis Ibu Supiah Pecah di DPR RI: “Jangan Penjarakan Suami Saya, Kami Hanya Penjual BBM Eceran”
PWI Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polisi atas Dugaan Penghinaan terhadap Profesi Wartawan
Isu Prabowo Murka Usai Penggeledahan Mencuat, Hotman Paris: “Orang Kebanggaan Presiden Digrebek Tanpa Pamit
Hotman Paris Bawa Nama Presiden Prabowo dalam Kasus Febrie Adriansyah, Publik Menanti Klarifikasi Istana

Berita Terkait

Monday, 24 August 2026 - 14:50 WIB

DPR RI Terima Perwakilan Masyarakat Pati di Luar AMPB, Ada Apa?

Saturday, 15 August 2026 - 23:42 WIB

Prabowo Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung

Tuesday, 11 August 2026 - 03:51 WIB

Dua Warga Ditangkap Terkait Unggahan Pidato Presiden Soal Nuklir Iran

Friday, 7 August 2026 - 10:57 WIB

Lapas Rajabasa: Antara Tempat Pembinaan dan Dugaan Pusat Jaringan Narkoba Terorganisir

Wednesday, 22 July 2026 - 22:10 WIB

Tangis Ibu Supiah Pecah di DPR RI: “Jangan Penjarakan Suami Saya, Kami Hanya Penjual BBM Eceran”

Berita Terbaru

Ilustrasi

Editorial

32.375 Hektare, Rp1 Triliun, Siapa yang Membuka Jalannya?

Saturday, 12 Sep 2026 - 03:37 WIB