Pengangkatan Honorer, Wansori Minta Pemkab Sesuaikan Kondisi Keuangan dan PAD Lampung Utara

Wednesday, 8 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengangkatan Honorer, Wansori Minta Pemkab Sesuaikan Kondisi Keuangan dan PAD Lampung Utara./foto dok
Lampung Utara, BP –
DPRD Lampung Utara sepakat menampung aspirasi dan mencarikan solusi terbaik para tenaga honorer yang belum diangkat menjadi tenaga PPPK tahun 2024.
“Sebagai pimpinan DPRD Lampung Utara saya mendukung upaya Ketua DPRD Yusrizal untuk memperjuangkan aspirasi para tenaga honorer, karena memang tugas DPRD untuk menampung aspirasi dan mencarikan solusi terbaik,” ujar Wansori, pada Selasa (7/1/2025).
Dia menekankan untuk mengakomodir seluruh tenaga honorer tersebut. Dirinya meminta kepada pemerintah kabupaten setempat untuk melihat kondisi keuangan dan pendapatan asli daerah (PAD).
“Untuk mengakomodir semuanya harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Dan peningkatan PAD bagi OPD yang memiliki potensi PAD. Menurut saya solusinya tergantung keuangan daerah,” terangnya.
Selain itu, kata dia, untuk bisa mengakomodir tenaga honorer tersebut, pemkab juga harus mengurangi belanja pembangunan. Artinya di pemerintahan kedepan harus mengurangi beban belanja pembangunan untuk memprioritaskan pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK.
“Jika semua tenaga honorer ada 5000 orang, dan diangkat misalnya 3000 orang maka sebulan dibutuhkan uang gaji sekian puluh juta. jika tidak diangkat semua maka sekian ratus juta artinya kita sepakat disesuaikan dengan keuangan daerah dan PAD,” ungkap Ketua DPC Demokrat Lampung Utara ini.
Ia menambahkan, Lampung Utara PNS-nya sudah membludak 8 ribu lebih. APBD belanja pegawai sudah sangat besar untuk membiayai gaji pegawai.  Kalau pun terjadi pemekaran kabupaten bisa juga ASN atau PNS diuraikan ke kabupaten baru tersebut.
“Bagusnya lagi Lampung Utara bisa pemekaran 3 kabupaten. Kotabumi bisa kita tingkatkan menjadi kotamadya Kotabumi,” pungkasnya []
BACA JUGA  Sejumlah Perusahaan Besar Jadi Penyebab Banjir Di Bandar Lampung

Penulis : Agus

Editor : Sattika Octaria

Sumber Berita : rls

Berita Terkait

Wapres Gibran Pantau Pembangunan Jembatan Way Bungur
Kerjasama, Pemprov Lampung dan BRIN Dorong Pembangunan Berbasis Riset dan Inovasi
Sapa Warga BNS, Gubernur Mirza Alokasikan Rp45 Miliar untuk Bangun Infrastruktur
Diduga Gunakan Material Lama Proyek Revitalisasi SMPN1 Tanjung Bintang Rp1,2 Miliar Disorot
DAS Sumur Putri Hingga ke Gudang Lelang Dipenuhi Sampah, BBWMS Minim Pengawasan
Marga BPBR Tuntut Pengakuan Wilayah Adat dan Pengembalian Tanah Ulayat
Gubernur Mirza Hadiri HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Eva Terharu
Optimalkan PAD Pemprov Lampung Bakal Tarik Retribusi Jaringan Internet

Berita Terkait

Wednesday, 15 July 2026 - 17:57 WIB

Wapres Gibran Pantau Pembangunan Jembatan Way Bungur

Tuesday, 14 July 2026 - 16:47 WIB

Kerjasama, Pemprov Lampung dan BRIN Dorong Pembangunan Berbasis Riset dan Inovasi

Wednesday, 8 July 2026 - 20:28 WIB

Sapa Warga BNS, Gubernur Mirza Alokasikan Rp45 Miliar untuk Bangun Infrastruktur

Sunday, 5 July 2026 - 18:31 WIB

Diduga Gunakan Material Lama Proyek Revitalisasi SMPN1 Tanjung Bintang Rp1,2 Miliar Disorot

Tuesday, 30 June 2026 - 19:16 WIB

DAS Sumur Putri Hingga ke Gudang Lelang Dipenuhi Sampah, BBWMS Minim Pengawasan

Berita Terbaru

E-Paper

Wapres Gibran Pantau Pembangunan Jembatan Way Bungur

Wednesday, 15 Jul 2026 - 17:57 WIB