Pintu Samping Istana Gizi: Kejagung Jerat Swasta Inisial AYS, Kaki Tangan Jalur Khusus Sony Sonjaya

Thursday, 11 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

*Pintu Samping Istana Gizi: Kejagung Jerat Swasta Inisial AYS, Kaki Tangan Jalur Khusus Sony Sonjaya*

Bongkar Post | JAKARTA, 11 Juni 2026 – Investigasi dugaan megakorupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya menembus dinding barikade birokrasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung bergerak agresif dengan menetapkan satu tersangka baru dari sektor swasta, yakni Asep Yusuf Somantri (AYS).

AYS, yang dikenal sebagai orang kepercayaan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, diduga kuat menjadi operator lapangan dalam skandal jual beli hak kelola titik dapur SPPG di berbagai wilayah. Langkah hukum ini memperpanjang daftar hitam korupsi MBG menjadi empat tersangka, setelah sebelumnya tiga petinggi BGN—termasuk eks Kepala BGN Dadan Hindayana—lebih dulu dijebloskan ke tahanan.

Karpet Merah dan Pembajakan Portal Verifikasi

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, dalam konferensi pers di Gedung Bundar mengungkapkan modus operandi yang terstruktur. Kedekatan AYS dengan Sony Sonjaya bukan sekadar relasi biasa, melainkan instrumen pembajakan sistem tata kelola. Sony ditengarai sengaja memberikan “akses istimewa” kepada AYS untuk mengintervensi tim verifikator mitra MBG.

“Tersangka AYS diberikan ruang secara melawan hukum untuk memetakan titik-titik dapur yang masih kosong,” ujar Syarief.

Bermodal data internal tersebut, AYS bergerak mencari mitra swasta baru yang bersedia membayar demi mengamankan kuota proyek. Yang memprihatinkan bagi integritas program ini, pendaftaran dipaksakan lolos secara sepihak meskipun portal kemitraan resmi telah ditutup. Imbas dari manuver ini, sejumlah calon mitra daerah yang semula telah lolos verifikasi sah secara sepihak dibatalkan demi memberikan slot kepada “titik titipan” bawaan AYS.

Aliran Uang Pelicin dan Sinyal Justice Collaborator

BACA JUGA  Empat Dapur MBG di Lampung Ditutup Permanen, Seluruhnya Berada di Lampung Timu

Penyidik mengonfirmasi adanya transaksi haram pasca-pengondisian proyek tersebut. Setelah berhasil mengunci posisi SPPG baru, AYS menggelontorkan sejumlah uang pelicin kembali ke kantong Sony Sonjaya sebagai kompensasi atas karpet merah yang diberikan.
Jerat hukum yang dipasang jaksa tidak main-main. AYS disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a dan b UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta pasal terkait di KUHP, dengan ancaman pidana berat. Demi kepentingan penyidikan berkelanjutan, AYS langsung dipakaikan rompi merah muda dan ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Penetapan AYS memicu spekulasi panas di pusaran hukum Jakarta. Mengingat beberapa hari lalu Sony Sonjaya sempat bermanuver mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan menyerahkan dokumen berisi 26 nama yang diduga ikut menikmati aliran dana, tertangkapnya AYS dinilai banyak pihak sebagai pembuka kotak pandora. Publik kini menuntut pembuktian dari Kejaksaan Agung: apakah penindakan ini berani menyentuh para penikmat keuntungan di level yang lebih tinggi, ataukah berhenti pada level operator swasta semata.

Penulis : Rusmin

Editor : Bongkar Post

Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah APBN Disorot, Tenaga Ahli DPR Disebut Terima Fee Proyek
Proyek Panas Bumi Suoh-Sekincau Bersinggungan dengan Warisan Dunia UNESCO, Modifikasi Batas Belum Final
Prabowo Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung
Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI 2026
Benny K Harman Hardik Wartawan: “Woi Kau, Otak Kamu Ada Nggak?
Surat Penyetaraan Pendidikan Gibran Digugat ke PTUN, Dasar dan Kewenangan Penerbitannya Dipersoalkan
Kasus Dugaan Mafia Tanah Way Kanan Diambil Alih Kejagung, Kajati: Kerugian Negara Sudah Lebih dari Rp1 Triliun
Dari Modal Rp70 Ribu ke Panggung Akademik, Buku Muhammad Ja’far Hasibuan Resmi Diluncurkan di UI
Tag :

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 08:09 WIB

Revitalisasi Sekolah APBN Disorot, Tenaga Ahli DPR Disebut Terima Fee Proyek

Friday, 4 September 2026 - 15:10 WIB

Proyek Panas Bumi Suoh-Sekincau Bersinggungan dengan Warisan Dunia UNESCO, Modifikasi Batas Belum Final

Saturday, 15 August 2026 - 23:42 WIB

Prabowo Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung

Friday, 14 August 2026 - 08:32 WIB

Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI 2026

Thursday, 13 August 2026 - 07:48 WIB

Benny K Harman Hardik Wartawan: “Woi Kau, Otak Kamu Ada Nggak?

Berita Terbaru