Relawan Dapur MBG di Lampung Utara Keluhkan Pemberhentian Sepihak, Minta Keadilan

Saturday, 2 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bongkar Post | Lampung Utara — Seorang relawan dapur MBG di SPPG Sindang Sari, Lampung Utara, inisial “W” (43), mengeluhkan pemberhentian dirinya secara sepihak tanpa alasan yang jelas. W yang berstatus janda (suami meninggal) itu mengaku diberhentikan bersama beberapa rekannya, meski telah bekerja sejak awal dapur tersebut beroperasi.

Kepada Bongkar Post, W menyampaikan bahwa selama menjadi relawan, dirinya tidak pernah melakukan pelanggaran ataupun kesalahan yang dapat menjadi dasar pemberhentian. Namun secara tiba-tiba, ia dan sejumlah rekannya diminta berhenti tanpa penjelasan resmi dari pihak pengelola SPPG Sindang Sari.

SPPG Sindang Sari Lampung Utara

“Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, tiba-tiba kami berenam diberhentikan. Kami juga tidak tahu apa kesalahan kami,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama relawan lain sudah beberapa kali mencoba meminta penjelasan kepada pihak pengelola MBG. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Relawan Dapur MBG yang diberhentikan sudah beberapa kali berupaya menanyakan perihal pemberhentian mereka. Namun jawaban dari pengelola MBG, ‘Tidak perlu ada jawaban’,” ungkapnya.

Lebih lanjut, W menduga adanya praktik tidak adil dalam proses pergantian relawan. Menurutnya, posisi yang ditinggalkan dirinya dan rekan-rekannya justru diisi oleh kerabat dari pihak internal pengelola.

“Yang menggantikan kami malah orang-orang yang masih ada hubungan keluarga dengan pihak SPPG,” katanya.

W menegaskan bahwa dirinya bersama rekan-rekan hanya menuntut kejelasan dan keadilan atas perlakuan yang mereka alami. Mereka berharap ada pihak berwenang yang dapat membantu menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Kami hanya ingin keadilan. Tapi kami juga tidak tahu harus mengadu ke mana,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG Sindang Sari belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pemberhentian sepihak tersebut.

Kasus ini menambah sorotan terhadap pengelolaan tenaga relawan di tingkat lokal, khususnya terkait transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan terhadap para pekerja nonformal.
[]

BACA JUGA  Jejak Keberanian di Jalan ZA Pagar Alam: Menjemput Fajar, Menitipkan Kehormatan

Penulis : Rusmin

Editor : Bongkar Post

Berita Terkait

Pertemuan Trump dan Xi Jinping di Beijing: Babak Baru Kerja Sama Dagang AS-RRT dan Sinyal Damai Industri Teknologi
Nobar Film “Pesta Babi” di Bandar Lampung Tuai Ragam Tanggapan Peserta
Dua Kali Mangkir, Arinal Junaidi Akhirnya Hadiri Sidang Kasus PI 10 Persen di PN Tanjungkarang
Kekayaan Presiden Prabowo Tembus Rp2,066 Triliun, Naik Rp4 Miliar dari Laporan Sebelumnya
Memutus Nadi Begal Bukan dengan Peluru, Tapi Menghancurkan Pasar Penadah
Jejak Keberanian di Jalan ZA Pagar Alam: Menjemput Fajar, Menitipkan Kehormatan
Tragedi Muratara dan Rapuhnya Rantai Keselamatan Transportasi Nasional
Diskusi Perlindungan Ojol di Lampung: Rumuskan Usulan hingga Petisi Bersama

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:37 WIB

Pertemuan Trump dan Xi Jinping di Beijing: Babak Baru Kerja Sama Dagang AS-RRT dan Sinyal Damai Industri Teknologi

Wednesday, 13 May 2026 - 18:04 WIB

Nobar Film “Pesta Babi” di Bandar Lampung Tuai Ragam Tanggapan Peserta

Wednesday, 13 May 2026 - 04:35 WIB

Dua Kali Mangkir, Arinal Junaidi Akhirnya Hadiri Sidang Kasus PI 10 Persen di PN Tanjungkarang

Saturday, 9 May 2026 - 18:34 WIB

Memutus Nadi Begal Bukan dengan Peluru, Tapi Menghancurkan Pasar Penadah

Saturday, 9 May 2026 - 17:09 WIB

Jejak Keberanian di Jalan ZA Pagar Alam: Menjemput Fajar, Menitipkan Kehormatan

Berita Terbaru

Nobar film dokumenter

Bandarlampung

Nobar Film “Pesta Babi” di Bandar Lampung Tuai Ragam Tanggapan Peserta

Wednesday, 13 May 2026 - 18:04 WIB

Photo.Dok Istimewa

Breaking News

Saya Disini Hakimnya, Pak!

Wednesday, 13 May 2026 - 10:19 WIB