Bandar Lampung, BP– Nama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sempat menjadi sorotan di media sosial setelah beredar video inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung. Video yang diunggah akun TikTok @urban_daily pada Kamis, 26 Februari 2026, menunjukkan Wakil Kepala Bidang Operasional Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, melakukan pemeriksaan fasilitas dapur SPPG tersebut.
Dalam rekaman tersebut, Sony Sonjaya menanyakan yayasan yang menaungi SPPG. Seorang pria berbaju batik lengan panjang, yang kemudian diketahui bernama Gede selaku Kepala Regional SPPG Lampung sekaligus perwakilan BGN Pusat, secara spontan menyebut nama gubernur. Pernyataan itu memicu spekulasi netizen bahwa dapur SPPG terkait atau bahkan dimiliki gubernur, terutama karena program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang digulirkan pemerintah.
Gede langsung memberikan klarifikasi dan membantah keras tudingan tersebut. Menurutnya, penyebutan nama gubernur hanyalah kesalahan ucap (salah ucap) atau slip of the tongue. “Itu salah ucap saja karena kebetulan ada banner Pak Gub. Saat ditanya banner itu milik siapa, saya menyebut Pak Gub. Tapi video yang beredar tidak utuh,” ujar Gede.
Ia menegaskan bahwa Gubernur Rahmat Mirzani Djausal tidak memiliki atau terafiliasi dengan dapur SPPG di Bumi Waras. “Beliau tidak memiliki dapur itu. Kehadiran beliau hanya sebatas peresmian,” tambah Gede. Gede juga menyatakan telah meminta maaf secara langsung kepada gubernur terkait kesalahan ucap tersebut dan telah berkoordinasi dengan yayasan pengelola SPPG untuk meluruskan informasi.
Inspeksi yang dilakukan Sony Sonjaya berlangsung usai rapat konsolidasi, evaluasi, dan arahan program MBG tingkat provinsi di Hotel Novotel Lampung pada Sabtu, 14 Februari 2026. Dalam sidak tersebut, dapur SPPG dinilai rapi dan bersih pada area produksi, namun ditemukan kekurangan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum dilengkapi filter lemak.
SPPG merupakan unit pelayanan di bawah program MBG yang bertugas menyediakan makanan bergizi gratis bagi siswa. Fasilitas di Lampung ini dikelola oleh yayasan independen, bukan instansi pemerintah daerah atau pribadi pejabat.
Hingga saat ini, tidak ada tanggapan resmi lebih lanjut dari Gubernur Rahmat Mirzani Djausal terkait isu tersebut. Gede berharap pemberitaan yang akurat dapat menghindari kesalahpahaman publik lebih lanjut atas video yang telah diedit dan beredar secara parsial di media sosial.
Editor : Rusmin








