Jim Geovedi, Hacker Asal Bandarlampung  yang Pernah Menggeser Satelit China

Friday, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jim Geovedi, kelahiran Kota Bandar Lampung/foto.IST

Jim Geovedi, kelahiran Kota Bandar Lampung/foto.IST

*Jim Geovedi, Hacker Asal Bandarlampung  yang Pernah Menggeser Satelit China*
Jim Geovedi, seorang ahli keamanan siber asal Indonesia yang lahir pada 28 Juni 1979 di Bandar Lampung, telah membuktikan bahwa kemampuan dan dedikasi dapat membawa seseorang mencapai prestasi luar biasa di bidang keamanan siber. Dia dikenal sebagai salah satu hacker terbaik di dunia dan telah melakukan beberapa prestasi luar biasa, termasuk menggeser satelit China.
Jim Geovedi memulai karirnya sebagai seniman grafis di Lampung setelah lulus SMA. Pada tahun 2001, dia mendirikan perusahaan konsultan TI bernama C2PRO Consulting. Pada tahun 2004, dia mendirikan perusahaan konsultan keamanan siber bernama Bellua Asia Pacific (sekarang Xynexis International). Saat ini, Jim Geovedi tinggal di London dan bekerja sebagai konsultan keamanan siber.
Jim Geovedi adalah contoh nyata bahwa kemampuan dan dedikasi dapat membawa seseorang mencapai prestasi luar biasa di bidang keamanan siber. Dia membuktikan bahwa tanpa pendidikan formal di bidang IT, seseorang masih dapat mencapai kesuksesan melalui pembelajaran mandiri dan pengalaman praktis.
“Saat itu saya diminta menguji sistem keamanan kontrol satelit dan melihat adanya kemungkinan untuk menggeser atau mengubah rotasinya. Saya sempat menggeser orbit satelit China dan membuat klien saya panik karena agak sulit mengembalikan orbit suatu satelit”.
“Dengan kemampuannya, saya bisa mengendalikan jaringan Internet di seluruh Indonesia, mengalihkan lalu lintas datanya, mengamati lalu lintas data yang keluar masuk, dan memodifikasi semua transaksi keuangan, tetapi saya tidak tertarik melakukannya” – Jim Geovedi, dalam wawancara dengan Deutsche Welle (DW) Jerman.
Prestasi
  • Membantu KPU: Pada tahun 2004, dia membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencari pelaku peretasan data pemilu.
  • Pembicara Internasional: Jim Geovedi telah menjadi pembicara di berbagai seminar dan konferensi internasional tentang keamanan siber.
  • Penghargaan: Dia telah menerima beberapa penghargaan atas kontribusinya di bidang keamanan siber.

Dengan kemampuan dan pengalamannya, Jim Geovedi telah menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda yang bercita-cita untuk berkarier di bidang teknologi dan keamanan siber.

Penulis : Rusmin

Editor : MR Masjudin

Sumber Berita : (*/)

Berita Terkait

Aktivis Desak Pencopotan Manajer Kebun Marihat Pasca-Insiden Penembakan Brutal
Pola yang Muncul Akibat Anomali Sistem: Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat
Polairud Lampung Rayakan HUT ke‑75 dengan Doa untuk Korban Bencana Aceh, Sumut & Sumbar
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Pembangunan Perpustakaan Lampung Utara Tahap 2
Tragedi Banjir Bandang Sumatera Utara: Deforestasi Masif Kembali Disorot, Wawancara Harrison Ford 2013 Viral Lagi
Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Rp 37,8 Miliar di Lampung Selatan: Material Bekas Jadi Sorotan
Bank Indonesia Lampung Gelar Capacity Building Jurnalistik bersama Tempo Institute – Tingkatkan Kualitas Penulisan Jurnalis
Studio 21 Pematangsiantar: Antara Penggerebekan Narkoba dan Dugaan Pembiaran, Masyarakat Menuntut Penindakan Tegas

Berita Terkait

Saturday, 6 December 2025 - 07:22 WIB

Aktivis Desak Pencopotan Manajer Kebun Marihat Pasca-Insiden Penembakan Brutal

Wednesday, 3 December 2025 - 09:20 WIB

Pola yang Muncul Akibat Anomali Sistem: Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat

Monday, 1 December 2025 - 11:06 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Pembangunan Perpustakaan Lampung Utara Tahap 2

Sunday, 30 November 2025 - 17:52 WIB

Tragedi Banjir Bandang Sumatera Utara: Deforestasi Masif Kembali Disorot, Wawancara Harrison Ford 2013 Viral Lagi

Thursday, 27 November 2025 - 05:54 WIB

Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Rp 37,8 Miliar di Lampung Selatan: Material Bekas Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Ilustrasi.foto dok BP

Editorial Opini

Sawit atau Suara Rakyat? Banjir Sumatera Mengungkap Krisis Bencana Nasional

Saturday, 6 Dec 2025 - 03:29 WIB