Usai 11 Jam Diperiksa, Arinal Djunaidi Jadi Tersangka, Istri Pertanyakan Dasar Penahanan

Tuesday, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Bongkar Post| Bandar Lampung
— Mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Participating Interest (PI) 10 persen oleh Kejaksaan Tinggi Lampung, Selasa (28/4/2026) malam.

Penetapan tersangka dilakukan setelah Arinal menjalani pemeriksaan intensif selama kurang lebih 11 jam. Ia kemudian keluar dari gedung Kejati Lampung dengan mengenakan rompi tahanan dan langsung digiring menuju mobil tahanan di bawah pengawalan aparat.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan pengelolaan dana PI pada PT Lampung Energi Berjaya (LEB) yang disebut-sebut menimbulkan kerugian negara hingga ratusan miliar rupiah. Penyidik masih mendalami aliran dana serta pihak-pihak yang diduga terlibat.

Di tengah proses hukum tersebut, istri Arinal, Riana Sari, menyampaikan sejumlah pernyataan kepada awak media usai menjenguk suaminya di Kejati Lampung.

Ia menegaskan keyakinannya bahwa Arinal tidak bersalah dan meminta publik menunggu pembuktian di pengadilan.

“Yakinlah, nanti di persidangan semua akan terbukti,” ujar Riana.

Riana juga membantah adanya aliran dana korupsi ke suaminya serta meminta penyidik mengusut perkara secara menyeluruh, termasuk menelusuri dana penyertaan awal sebesar Rp10 miliar.

“Kalau memang mau clear, tolong diurut dari awal, dari dana penyertaan Rp10 miliar itu,” tegasnya.

Ia turut menekankan pentingnya transparansi dan kesetaraan di hadapan hukum.

“Jangan ada yang ditutup-tutupi, jangan pilih kasih, karena semua warga negara mempunyai hak yang sama di mata hukum,” lanjutnya.

Selain itu, Riana mempertanyakan dasar penetapan angka kerugian negara yang beredar di publik.

“Framing dana Rp271 miliar itu dari mana?” ujarnya.

Riana juga mempersoalkan alasan penahanan terhadap suaminya oleh penyidik.

“Apa dasar suami saya ditahan?” katanya.

Hingga kini, penyidik Kejati Lampung masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap konstruksi perkara secara utuh. Kasus ini menjadi perhatian publik di Lampung seiring besarnya nilai dugaan kerugian negara yang disebut dalam perkara tersebut.

BACA JUGA  Mahasiswa Lampung Gelar Aksi Akbar di DPRD, Tolak Dialog dan Tuntut Penyelesaian Korupsi Tanggamus serta Kasus Andrie Yunus

Penulis : Rusmin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Isu Prabowo Murka Usai Penggeledahan Mencuat, Hotman Paris: “Orang Kebanggaan Presiden Digrebek Tanpa Pamit
Fenomena Pejabat MBG (Maling, Begal, Garong) dan Kultur Korup yang Nggak Ada Matinya
Demo AMPH di Lapas Narkotika Sungguminasa Ricuh, 8 Orang Ditangkap
Cekcok di Kafe Berujung Maut, Oknum TNI Tembak Sesama Prajurit di Palembang
Saya Disini Hakimnya, Pak!
Dua Kali Mangkir, Arinal Junaidi Akhirnya Hadiri Sidang Kasus PI 10 Persen di PN Tanjungkarang
Hamli Rekan Pelaku Penembakan Bripka Arya Ditangkap Tim Khusus Polda Lampung, Eksekutor Masih Diburu
Kapolda Lampung Ultimatum Begal Penembak Brigpol Arya: “Tak Ada Tempat Sembunyi, Tim Gabungan Sudah Bergerak

Berita Terkait

Sunday, 19 July 2026 - 16:12 WIB

Isu Prabowo Murka Usai Penggeledahan Mencuat, Hotman Paris: “Orang Kebanggaan Presiden Digrebek Tanpa Pamit

Tuesday, 9 June 2026 - 05:48 WIB

Fenomena Pejabat MBG (Maling, Begal, Garong) dan Kultur Korup yang Nggak Ada Matinya

Thursday, 28 May 2026 - 07:03 WIB

Demo AMPH di Lapas Narkotika Sungguminasa Ricuh, 8 Orang Ditangkap

Sunday, 17 May 2026 - 11:35 WIB

Cekcok di Kafe Berujung Maut, Oknum TNI Tembak Sesama Prajurit di Palembang

Wednesday, 13 May 2026 - 10:19 WIB

Saya Disini Hakimnya, Pak!

Berita Terbaru

Oplus_16908288

E-Paper

Teh Rancabali PTPN I (Persero) Jadi Sorotan Media AS

Wednesday, 29 Jul 2026 - 18:51 WIB

Peristiwa

Maling Ayam Tewas di Massa, Maling Uang Rakyat Masih Tersenyum

Sunday, 26 Jul 2026 - 19:35 WIB