Lurah Sukabumi Cuek? Rumah Warga di Gang PR Bandar Kebanjiran Saat Banjir Besar Bandar Lampung

Saturday, 7 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga (wartawan) terdampak banjir/photo.Istimewa

Rumah warga (wartawan) terdampak banjir/photo.Istimewa

Di tengah banjir yang melanda 38 titik di Bandar Lampung, rumah warga di Jalan Tirtayasa Gang PR Bandar RT 01/LK 1, Sukabumi, disebut luput dari perhatian pemerintah.

Bandar Lampung, BP –
Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung pada Jumat petang (6/3/2026) menyisakan cerita miris bagi sebagian warga. Di tengah laporan banjir yang terjadi di puluhan titik kota, satu rumah warga di Jalan Tirtayasa Gang PR Bandar RT 01/LK 1, Kelurahan Sukabumi, disebut tidak mendapat perhatian dari aparat pemerintah setempat.

Warga bernama Lilis mengaku rumahnya menjadi satu-satunya yang terdampak banjir di gang tersebut. Air meluap masuk ke rumah saat hujan deras mengguyur Bandar Lampung pada Jumat sore.

Menurutnya, hingga malam hari tidak ada petugas ataupun pihak kelurahan yang datang untuk melihat kondisi rumahnya yang terendam air.

“Padahal di berita disebut ada puluhan titik banjir di Bandar Lampung. Tapi rumah kami di gang ini tidak ada yang datang melihat,” ujar Lilis kepada wartawan.

Ia menilai kondisi ini ironis, mengingat wilayah tersebut bukan pertama kali mengalami banjir. Rumahnya disebut sudah beberapa kali terdampak luapan air saat hujan deras.

“Rumah kami memang sering kebanjiran kalau hujan deras. Tapi kali ini benar-benar tidak ada perhatian,” katanya.

Lilis bahkan menduga minimnya respons pemerintah karena rumah yang terdampak hanya miliknya.

“Mungkin karena yang terdampak banjir hanya rumah saya sendiri di Gang PR Bandar, jadi dicuekin oleh pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan sementara, banjir yang terjadi pada Jumat (6/3) dilaporkan melanda sekitar 38 titik di berbagai wilayah Kota Bandar Lampung. Sejumlah kawasan mengalami genangan akibat hujan deras dan diduga dipicu sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air.

BACA JUGA  Hotman Paris Jadwalkan Pertemuan dengan Ibu Korban Dugaan Pemerkosaan Calon Polwan Jambi Hari Ini

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kelurahan Sukabumi maupun Pemerintah Kota Bandar Lampung terkait keluhan warga tersebut.

(Red)

Berita Terkait

Hotman Paris Jadwalkan Pertemuan dengan Ibu Korban Dugaan Pemerkosaan Calon Polwan Jambi Hari Ini
Banjir Rendam Bandar Lampung Akibat Hujan Deras, Aktivitas Warga Terganggu
Mahasiswa Lampung Gelar Aksi Akbar di DPRD, Tolak Dialog dan Tuntut Penyelesaian Korupsi Tanggamus serta Kasus Andrie Yunus
Tangis dan Protes Karyawan UDD PMI Lampung Iringi Pemberhentian Tiba-tiba dr. Mars Dwi Tjahyo
Epstein Files: Arsip Skandal Seks Elit yang Mengguncang Dunia
Banjir Telan Korban di Bandar Lampung: 2 Tewas, 1 Bocah Hilang – Sistem Drainase Kota Disorot
BPJN Lampung Diduga Lakukan Praktek Pecah Paket Kegiatan
Aksi Massa di Kejagung Soroti Proyek Rehab Irigasi Way Bumi Agung BBA.4 Lampung Utara

Berita Terkait

Wednesday, 15 April 2026 - 03:59 WIB

Hotman Paris Jadwalkan Pertemuan dengan Ibu Korban Dugaan Pemerkosaan Calon Polwan Jambi Hari Ini

Tuesday, 14 April 2026 - 19:03 WIB

Banjir Rendam Bandar Lampung Akibat Hujan Deras, Aktivitas Warga Terganggu

Tuesday, 7 April 2026 - 07:21 WIB

Mahasiswa Lampung Gelar Aksi Akbar di DPRD, Tolak Dialog dan Tuntut Penyelesaian Korupsi Tanggamus serta Kasus Andrie Yunus

Tuesday, 17 March 2026 - 01:12 WIB

Tangis dan Protes Karyawan UDD PMI Lampung Iringi Pemberhentian Tiba-tiba dr. Mars Dwi Tjahyo

Monday, 9 March 2026 - 14:55 WIB

Epstein Files: Arsip Skandal Seks Elit yang Mengguncang Dunia

Berita Terbaru

SPDB EDWARD SYAH PERNONG/photo.Istimewa

Bongkar Post TV

Edward Syah Pernong: Menjaga Marwah Adat di Tengah Gelombang Zaman

Sunday, 19 Apr 2026 - 07:31 WIB

Akuntabilitas Daerah

Administratif 100%, Substansi Masih Dipertanyakan

Saturday, 18 Apr 2026 - 08:16 WIB