Meja Bundar Istana Wapres Redam Jalanan: Gibran Sepakati Tuntutan Krusial Mahasiswa, Diberi Tenggat 5 Hari

Monday, 15 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara mendadak membuka pintu gerbang timur istana bagi 15 perwakilan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa besar-besaran di ibu kota, Senin (15/6/2026) sore./foto: Dok

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara mendadak membuka pintu gerbang timur istana bagi 15 perwakilan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa besar-besaran di ibu kota, Senin (15/6/2026) sore./foto: Dok

*Meja Bundar Istana Wapres Redam Jalanan: Gibran Sepakati Tuntutan Krusial Mahasiswa, Diberi Tenggat 5 Hari*

Bongkar Post | JAKARTA – Istana Wakil Presiden di Medan Merdeka Selatan menjadi saksi meredanya eskalasi aksi jalanan. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara mendadak membuka pintu gerbang timur istana bagi 15 perwakilan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa besar-besaran di ibu kota, Senin (15/6/2026) sore.

Langkah akomodatif tersebut melahirkan kesepakatan penting terkait sejumlah kebijakan strategis nasional yang selama ini memicu polemik di tengah masyarakat.

Pertemuan tertutup yang berlangsung lebih dari satu jam itu menghasilkan kesepakatan formal. Pihak Istana menyatakan kesediaannya untuk menindaklanjuti berbagai tuntutan mahasiswa, sementara perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menuntut adanya transparansi dan kepastian waktu dalam pelaksanaannya.

Tiga Klaster Tuntutan yang Disepakati

Berdasarkan keterangan Koordinator Aksi sekaligus Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), M. Abdi Maludin, para pihak menyepakati tindak lanjut terhadap tiga klaster tuntutan utama.

1. Klaster Fiskal dan Pendidikan (Program MBG)

Istana menyepakati dilakukannya audit transparansi serta evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

Mahasiswa juga mendesak agar anggaran yang dinilai tidak efisien dapat dialihkan untuk membantu subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa di perguruan tinggi.

2. Klaster Hukum dan Supremasi Sipil (UU Polri)

Wapres Gibran disebut menyetujui pengiriman rekomendasi resmi pemerintah kepada DPR RI untuk melakukan legislative review terhadap Undang-Undang Kepolisian RI yang baru disahkan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk merespons kekhawatiran sejumlah kalangan terkait potensi menguatnya praktik militerisme di ruang sipil.

3. Klaster Moneter dan Energi (BBM Pertamax)

Pemerintah berkomitmen mendorong otoritas moneter melakukan langkah-langkah guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

BACA JUGA  Bongkar Sensus Ekonomi 2026: Harapan Transformasi vs Realitas Kesenjangan Data

Selain itu, kebijakan kenaikan harga BBM non-subsidi Pertamax di tingkat regional juga akan ditinjau ulang karena dianggap berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.

Konsesi Lima Hari dan Komitmen Istana

Pelaksana Tugas Sekretaris Wakil Presiden, Al Muktabar, menegaskan bahwa seluruh catatan dan dokumen kajian yang disampaikan mahasiswa telah diterima oleh pihak Istana.

Menurutnya, seluruh poin kesepakatan akan diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto melalui mekanisme kerja pemerintahan yang berlaku.

«”Pada prinsipnya, karena kita adalah negara demokrasi dan berlandaskan hukum, hal-hal tersebut sangat dihargai pada batas-batas kewenangan perundang-undangan,” ujar Al Muktabar di kompleks Istana Wakil Presiden.»

Meski demikian, mahasiswa memberikan tenggat waktu yang ketat. Mereka meminta pemerintah menunjukkan langkah konkret paling lambat dalam lima hari ke depan.

Apabila tidak terdapat perkembangan nyata terhadap realisasi kesepakatan tersebut, massa aksi menegaskan akan kembali melakukan konsolidasi dan menyampaikan penilaian politik mereka terhadap pemerintah.

Penulis : Rusmin

Editor : Bongkar Post

Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah APBN Disorot, Tenaga Ahli DPR Disebut Terima Fee Proyek
Proyek Panas Bumi Suoh-Sekincau Bersinggungan dengan Warisan Dunia UNESCO, Modifikasi Batas Belum Final
Karhutla Bromo Sisakan Hamparan Lahan Terbakar, Capai 1.121,66 Hektare
Prabowo Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung
Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI 2026
Benny K Harman Hardik Wartawan: “Woi Kau, Otak Kamu Ada Nggak?
Surat Penyetaraan Pendidikan Gibran Digugat ke PTUN, Dasar dan Kewenangan Penerbitannya Dipersoalkan
Kasus Dugaan Mafia Tanah Way Kanan Diambil Alih Kejagung, Kajati: Kerugian Negara Sudah Lebih dari Rp1 Triliun

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 08:09 WIB

Revitalisasi Sekolah APBN Disorot, Tenaga Ahli DPR Disebut Terima Fee Proyek

Friday, 4 September 2026 - 15:10 WIB

Proyek Panas Bumi Suoh-Sekincau Bersinggungan dengan Warisan Dunia UNESCO, Modifikasi Batas Belum Final

Sunday, 23 August 2026 - 01:30 WIB

Karhutla Bromo Sisakan Hamparan Lahan Terbakar, Capai 1.121,66 Hektare

Saturday, 15 August 2026 - 23:42 WIB

Prabowo Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung

Friday, 14 August 2026 - 08:32 WIB

Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI 2026

Berita Terbaru